pers mahasiswa sekarang sedang onani sendiri, mungkin itulah yang terjadi di tengah kerumitan yang terjadi aku merasa ragu dengan kawan-kawan pers mahasiswa yang ada masalah yang selalu mencumbu mereka menjadikan mereka layak dikatakan sedang mati suri, itulah yang aku dapatkan dari ngobrol-ngobrol santai dengan kawan pers mahasiswa lainya mereka yang disibukan dengan tuntutan tak ingat bahwa mereka sudah berkomitmen untuk menjadi pers mahasiswa mereka sudah kontrak untuk menjadi pers mahasiswa yang telah mereka lakukan dengan sadar.
Aku sungguh jijik dengan omongan yang merasa bahwa dirinya takut dengan apa yang dilakukanya yaitu ber pers mahasiswa sisa semangat walaupun secuil itupun tak aku temukan walau ku galih jauh dalam tubuh mereka, kemana pers mahasiswa lainya yang berkomitmen untuk ber pers mahasiswa apakah kau sudah puas dengan kemampuan dan pengetahuanmu sekarang yang di hitung-hitung cuma setetes air dari 3 air terjun .
Sedangkan permasalan mu sekarang sudah menancap dan berakar sedangkan kau sendiri tak mau memotong akar-akar itu, aku tau kalian yang berpers mahasiswa begitu binggung dalam membagi waktu dan disisi lain mendapatkan tuntutan yang tak bisa di pungkiri melakukan dan menghidupkan pers mahasiswa yang menurutmu sendiri telah mati saja kamu sudah merasa tidak bisa dan takut dalam berpers mahasiswa takut akan tanggung jawab yang besar padahal itu saja belum kau lakukan lantas membiarkan akan begini-begini saja dan makin lama pers mahasiswa akan hilang seperti terkikis tetesan air begitukah yang kalian mau.
Masalah pers mahasiswa yang selalu menghiasa pers mahasiswa yang ada di lingkungan kampus ku terutama pasti mengenai, permasalahan yang menyangkut dana yang turun dari kampus dengan berbagai ilmu sulap banyak sekali lembaga pers mahasiswa yang ber alasan hal ini menjadi sangat inti dan utama berarti kalian sama dengan pelacur yang Cuma mengandalkan uang hey kalian ini kaum intelektual dan kalian ini lebih kayak dalam segi informasi terutama, pakailah cara dengan cermat bagaimana kalian agar tidak bertumpu pada dana, semua ada jalan dan dana bukanlah tuhan walaupun kita juga tak memungkiri bahwa dana itu sangat vital.
Selanjutnya maslah kader dan sumberdaya manusia yang kurang dalam hal apapun, hal ini bukan lah vital menurutku walaupun menurut banyak orang hal ini sangatlah vital dan bergantung pada hal ini terus kinerja pers mahasiswa, dalam pemahamanku setiap kader atau sumberdaya pers mahasiswa selalu di bekali pelatihan dan hal-hal apapun dilakukan dalam standarisasi pers mahasiswa intinya semua itu tergantung pelatihan dan didikan bahkan pengaruh-pengaruh lingkungan walaupun semua itu kembali kedalah dirinya sendiri dalam menentukan apakah dirinya mau ber pers mahasiswa yang sungguh-sungguh pers mahasiswa.
Yang terahir keyakinan akan tujuan mereka dalam ber pers mahasiswa yang sungguh-sungguh sesungguhnya aku ingin menyampaikan banyak sekali mengenai ini tapi apalah artiku ber tele-tele dengan kalian yang tak mau membaca minat yang kurang kemauan yang menurun dan cenderung cari aman saja itu adalah kadal tua , salam pers mahasiswa
Aku sungguh jijik dengan omongan yang merasa bahwa dirinya takut dengan apa yang dilakukanya yaitu ber pers mahasiswa sisa semangat walaupun secuil itupun tak aku temukan walau ku galih jauh dalam tubuh mereka, kemana pers mahasiswa lainya yang berkomitmen untuk ber pers mahasiswa apakah kau sudah puas dengan kemampuan dan pengetahuanmu sekarang yang di hitung-hitung cuma setetes air dari 3 air terjun .
Sedangkan permasalan mu sekarang sudah menancap dan berakar sedangkan kau sendiri tak mau memotong akar-akar itu, aku tau kalian yang berpers mahasiswa begitu binggung dalam membagi waktu dan disisi lain mendapatkan tuntutan yang tak bisa di pungkiri melakukan dan menghidupkan pers mahasiswa yang menurutmu sendiri telah mati saja kamu sudah merasa tidak bisa dan takut dalam berpers mahasiswa takut akan tanggung jawab yang besar padahal itu saja belum kau lakukan lantas membiarkan akan begini-begini saja dan makin lama pers mahasiswa akan hilang seperti terkikis tetesan air begitukah yang kalian mau.
Masalah pers mahasiswa yang selalu menghiasa pers mahasiswa yang ada di lingkungan kampus ku terutama pasti mengenai, permasalahan yang menyangkut dana yang turun dari kampus dengan berbagai ilmu sulap banyak sekali lembaga pers mahasiswa yang ber alasan hal ini menjadi sangat inti dan utama berarti kalian sama dengan pelacur yang Cuma mengandalkan uang hey kalian ini kaum intelektual dan kalian ini lebih kayak dalam segi informasi terutama, pakailah cara dengan cermat bagaimana kalian agar tidak bertumpu pada dana, semua ada jalan dan dana bukanlah tuhan walaupun kita juga tak memungkiri bahwa dana itu sangat vital.
Selanjutnya maslah kader dan sumberdaya manusia yang kurang dalam hal apapun, hal ini bukan lah vital menurutku walaupun menurut banyak orang hal ini sangatlah vital dan bergantung pada hal ini terus kinerja pers mahasiswa, dalam pemahamanku setiap kader atau sumberdaya pers mahasiswa selalu di bekali pelatihan dan hal-hal apapun dilakukan dalam standarisasi pers mahasiswa intinya semua itu tergantung pelatihan dan didikan bahkan pengaruh-pengaruh lingkungan walaupun semua itu kembali kedalah dirinya sendiri dalam menentukan apakah dirinya mau ber pers mahasiswa yang sungguh-sungguh pers mahasiswa.
Yang terahir keyakinan akan tujuan mereka dalam ber pers mahasiswa yang sungguh-sungguh sesungguhnya aku ingin menyampaikan banyak sekali mengenai ini tapi apalah artiku ber tele-tele dengan kalian yang tak mau membaca minat yang kurang kemauan yang menurun dan cenderung cari aman saja itu adalah kadal tua , salam pers mahasiswa

0 komentar