banyangan mimpi telah hilang dengan siraman air yang menguyur ku di pagi buta, membuatku terbangun dengan emosi darah tinggi.
sontak akupun langsung berjalan ke kamar mandi tampa ku hiraukan ,aku pun selesai mandi langsung memakai jalan alternatif dengan langsung menuju meja makan untuk makan makanan seadanya bekas kemaren, karena hari ini ibuku sedang tak masak pagi, supaya perutku tidak bunyi lagi aku pun bergegas seperti mau berangkat kuliah,
langsung aku santap dengan cepat, mungkin karena tadi malam tidak makan jadi hutang makanya aku bayar sekarang dengan beringas sampek ibuk ku bilang "koyok gag mangan setaun" seperti tidak makan satu tahun.
aku pun selasai dan kulanjutkan dengan bermain dengan adek ku tercinta namanya Alan dia sangat menjengkelkan tapi sekaligus aku sangat sayang sama dia karena aku sangat suka dengan adek laki-laki, jujur aku kangen sekali dengan saat-saat bermain dengan adek ku , karena aku sudah lama tak bermain.
malam pun sudah memanggil, banyak teman-teman yang sudah menggajak ku untuk keluar, sampek aku binggung keluar sama siapa ya enaknya, ahirnya aku putuskan keluar dengan teman ku yang namanya Rendi yang sudah lama menunggun, aku dijemput karena dia yang menggajak berarti dia yang menjemput, aku ngopi ke jombang tempat biasa , yang penuh dengan cewek, yang sedang malam minggu, itulah yang menjadi bahan utama di kalah jenuh sembari menggobrol dan bersantai ria, apa salahnya lirik-lirik sana sini demi menyegarkan pikiran dan mata tentunya demi mencapai puncak inspirasi dalam ber ngopi , hahahahahah
saat ngopi banyak cerita dan derita yang aku rasakan cerita dari temen ku yang semua sedang menyombongkan atas barang baru yang mereka miliki dengan bangga mereka menggatakanya di depanku, namun deritanya adalah dimana aku gag bawa korek dan ahirnya pinjam dan pinjam untuk menyulut rokok yang sudah basah dimulutku yang kering, begitulah sangat ber makna dan jelas gag penuh arti, aku putuskan untuk pulang karena kopi ku sudah habis dan bahan obrolan kami sudah habis jadi pulang, dan rencanaku sampai rumah adalah menulis catatan ini lalu melayang bergabung dengan mimpi yang sudah lama ingin aku kembali, terimakasih
sontak akupun langsung berjalan ke kamar mandi tampa ku hiraukan ,aku pun selesai mandi langsung memakai jalan alternatif dengan langsung menuju meja makan untuk makan makanan seadanya bekas kemaren, karena hari ini ibuku sedang tak masak pagi, supaya perutku tidak bunyi lagi aku pun bergegas seperti mau berangkat kuliah,
langsung aku santap dengan cepat, mungkin karena tadi malam tidak makan jadi hutang makanya aku bayar sekarang dengan beringas sampek ibuk ku bilang "koyok gag mangan setaun" seperti tidak makan satu tahun.
aku pun selasai dan kulanjutkan dengan bermain dengan adek ku tercinta namanya Alan dia sangat menjengkelkan tapi sekaligus aku sangat sayang sama dia karena aku sangat suka dengan adek laki-laki, jujur aku kangen sekali dengan saat-saat bermain dengan adek ku , karena aku sudah lama tak bermain.
malam pun sudah memanggil, banyak teman-teman yang sudah menggajak ku untuk keluar, sampek aku binggung keluar sama siapa ya enaknya, ahirnya aku putuskan keluar dengan teman ku yang namanya Rendi yang sudah lama menunggun, aku dijemput karena dia yang menggajak berarti dia yang menjemput, aku ngopi ke jombang tempat biasa , yang penuh dengan cewek, yang sedang malam minggu, itulah yang menjadi bahan utama di kalah jenuh sembari menggobrol dan bersantai ria, apa salahnya lirik-lirik sana sini demi menyegarkan pikiran dan mata tentunya demi mencapai puncak inspirasi dalam ber ngopi , hahahahahah
saat ngopi banyak cerita dan derita yang aku rasakan cerita dari temen ku yang semua sedang menyombongkan atas barang baru yang mereka miliki dengan bangga mereka menggatakanya di depanku, namun deritanya adalah dimana aku gag bawa korek dan ahirnya pinjam dan pinjam untuk menyulut rokok yang sudah basah dimulutku yang kering, begitulah sangat ber makna dan jelas gag penuh arti, aku putuskan untuk pulang karena kopi ku sudah habis dan bahan obrolan kami sudah habis jadi pulang, dan rencanaku sampai rumah adalah menulis catatan ini lalu melayang bergabung dengan mimpi yang sudah lama ingin aku kembali, terimakasih
0 komentar